OSN SD 2013 DI BANDUNG

OSN SD Tingkat Nasional 2013 di BANDUNG

Image

Kompetisi sains paling bergengsi, OSN Jenjang SD 2013  diadakan di Bandung dari tanggal 5 Juni hingga 9 Juni 2013.  Kompetisi tingkat SD meliputi bidang MTK dan IPA yang diikuti oleh 3 org/bid per propinsi.

Pembukaan OSN SD pada hari Kamis, 6 Juni 2013, di Bandung, Jawa Barat oleh Wamendik Bapak Musliar Kasim.  Dengan tema  “Cerdas, Terampil, Kreatif Dan Kompetitif Untuk Meraih Prestasi Terbaik” menjadi tema kompetisi yang melombakan pelajaran matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ini.  Seperti dilansir situs Kemdikbud.go.id, Wamendik menandai dibukanya acara tersebut dengan pemukulan gendang didampingi Direktur Pembinaan SD, Ibrahim Bafadhal, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Thamrin Kasman, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Wahyudin Zarkasyi di Hotel Grand Pasundan, Bandung.

Dalam sambutannya, Musliar mengungkapkan kebahagiaannya saat berhadapan dengan peserta OSN. Menurutnya, siswa-siswi terbaik ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan. “Saat kami di SD tidak ada olimpiade seperti ini, dan kami bisa jadi profesor. Apalagi adik-adik ini yang berkumpul dalam olimpiade ini, mereka pasti bisa jadi orang-orang berhasil,” tutur mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) ini antusias.

Ibrahim Bafadhal selaku ketua penyelenggara kegiatan menjelaskan, di hari pertama, peserta akan mengerjakan soal isian singkat dan tertulis. Sedang hari kedua, peserta akan mengerjakan soal eksplorasi.

Peserta yang hanya mengikuti salah satu tes dinyatakan gugur dan tidak menjadi pemenang. Ia juga menyebutkan, ada 30 juri yang akan menjadi penilai dalam OSN ini. “Juri untuk masing-masing bidang merupakan tenaga akademis di perguruan tinggi dan tenaga ahli lain bidang matematika dan IPA yg ditunjuk oleh panitia penyelenggara,” jelasnya.

Lebih lanjut Ibrahim mengatakan, selain berkompetisi, peserta OSN SD/MI ini akan diajak berwisata edukasi ke beberapa titik wisata di wilayah Jawa Barat. Tujuan pertama adalah Saung Angklung Mang Ujo dan wisata kedua Kawah Putih. Di selah aktivitas lomba, peserta juga akan mendapat pendidikan karakter. “Jadi siangnya mereka berlomba, malamnya mereka mendapatkan pendidikan karakter,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Wahyudin Zarkasyi, menyambut baik kedatangan peserta OSN SD/MI di Bandung. Ia mempersilahkan para tamu yang datang untuk menikmati berbagai wisata dan budaya yang ada disini.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena ini merupakan kesempatan yang baik. Belum tentu lain kali bisa kesini lagi,” katanya.

Pembukaan OSN kali ini diramaikan dengan penampilan seni sejumlah pelajar SD.  Wamendik dan rombongan disambut dengan Tari Merak dan Ki Lengser. Lengser adalah tokoh sunda untuk orang tua yang humoris dan sayang kepada anak muda. Biasanya tokoh Ki Lengser muncul di acara penyambutan tamu atau pengantin pria dalam sebuah acara pernikahan. Dalam rangkaian tari tersebut juga terdapat para ponggawa dan para penari merak, serta pembawa payung.

“Kalau teman-teman dari negara tetangga melihat (pergelaran budaya) ini, mereka pasti kagum dan iri dengan bangsa kita,” kata Wamendik.

Kompetisi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga provinsi untuk maju ke tingkat nasional ini, mensyaratkan pesertanya adalah peserta didik SD/MI negeri maupun swasta, yang pada bulan Mei 2013, duduk di kelas IV atau V. Selain itu, peserta harus memiliki nilai rata-rata rapor untuk matematika dan IPA minimal 7,5 sejak kelas III.

Secara umum Olimpiade Sains Nasional tingkat SD/MI tahun 2013 bertujuan meningkatkan mutu pendidikan Matematika dan IPA di SD/MI secara komprehensif melalui penumbuhkembangan budaya belajar, kreativitas dan motivasi meraih prestasi terbaik dengan kompetisi yang sehat serta menjunjung nilai-nilai sportivitas.

Kompetisi ini bertujuan untuk menyediakan wahana bagi siswa SD/MI untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang Matematika dan IPA sehingga dapat berkreasi serta melakukan sesuai kemampuannya. Selain itu, untuk memotivasi siswa SD/MI agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berdasarkan norma-norma yang sehat sehingga dapat memacu kemampuan berpikir nalar.

Kompetisi yang memperebutkan 5 medali emas, 10 medali perak, dan 15 medali perunggu ini, bakal dinilai oleh tim juri untuk bidang yang dilombakan yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Mereka terdiri dari tenaga akademik perguruan tinggi dan/atau tenaga ahli lain di bidang Matematika/IPA . Untuk juara harapan bakal mendapatkan piagam penghargaan. Sementara itu, seluruh peraih medali akan mendapatkan uang pembinaan dan piagam penghargaan.  Bahkan pemenang OSN SD akan diikutsertakan dalam perlombaan sains tingkat Internasional.  Ayo, berpacu, jadilah yang terbaik..!

Selamat kepada wakil propinsi Jambi bidang MTK yang memenangkan medali perunggu dari SD Xaverius 1 Jambi kelas 5 a.n Vina Setiawati. BRAVO !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s